Geger! Panglima TNI Menolak Tegas Dipanggil Presiden!

JAKARTA - Berita media bersliweran dari pil PCC hingga pernyataan Panglima TNI soal adanya institusi tidak resmi yang hendak memasok 5000 senjata dengan mencatut nama Presien (Jumat 22/9/2017)



Di antara berita itu ada yang melaporkan bahwa Panglima TNI Gatot Nurmantyo menolak dipanggil Presiden. Ada apa? apakah ini sebuah pembangkangan?

Berita ini kemudian ditambahi bahwa suhu politik dikhawatirkan mencapai titik tertinggi tidak lama lagi. Bermula dari Panglima yang mengajak masyarakat menonton film Pengkhianatan G 30 S PKI, lalu memberi pernyataan bahwa ada institusi non militer yang akan memesan 5000 senjata dengan mencatut nama Presiden. Apalagi kemudian Panglima juga kembali menyampaikan keberatannya dipanggil Presiden.

“Apakah ini artinya Anda sedang merencanakan tindakan makar, dengan tidak mau dipanggil Presiden, Jenderal?” tanya wartawan dari berbagai media yang mewawancarai Panglima di kediamannya.

Panglima terlihat menarik nafas panjang mendengar pertanyaan itu. Pandangan matanya diarahkan ke satu titik maya di depan sebelum akhirnya menjawab pertanyaan wartawan dalam satu helaan nafas.

“Oh, bukan begitu. Saya ini kan Panglima, bukan Presiden. Makanya saya menolak di panggil “Presiden”. Panggil saya “Panglima” saja ya. Jangan Presiden, itu tidak tepat!” tegasnya.

Karuan saja informasi yang bersliweran itu cukup menghibur di tengah terik matahari Jakarta yang memang sedang panas (*)

Karena Mencintaimu adalah Candu

Karena Mencintaimu adalah Candu. Ini bukan tentang pengorbanan. Namun ini perihal rasa. Kala itu air mataku tumpah. Mengingat semuanya. Otakku memutar kembali ingatan tentangmu. Aku sudah berusaha. Sebisaku. Meyakinkan diriku bahwa semua akan percuma. Karena yang sebenarnya kau inginkan hanyalah aku hilang. Sehebat dan segila apapun yang aku lakukan. Untukmu, semua tak berarti.

Aku terus mencoba. Hingga aku sampai di suatu titik. Titik dimana aku merasa semuanya benar-benar sudah kamu akhiri. Andai saja kamu mengerti bahwa sebegitu dalamnya kau ku cintai. Mungkin keadaannya akan berubah. Mungkin.

Ilustrasi cewek galau
Pict by Pixabay

Seraya menatap langit-langit kamarku. Yang dulunya adalah tempatku mengukir mimpi, kala mengobrol denganmu melalui telepon genggam. Sekarang hanya tinggal rasa sesak yang tak kunjung reda. Kenyataan bahwa kamu telah benar-benar melepaskanku. Akhirnya aku tersadar. Hanya aku yang menginginkanmu sebegitu besarnya. Tetapi kamu tidak. Di matamu, aku tidak berharga sama sekali. Kamu hanya memikirkan hidupmu sendiri. Jelas kamu menghancurkanku.

Aku ingin sekali melakukan semua yang telah ku rencanakan. Membencimu dan menghancurkan semuanya. Semuanya. Tapi aku tak bisa. Yang bisa aku lakukan hanyalah menunggu. Menunggu kamu sadar. Menunggu kamu peka. Sampai kapan? Hingga kemudian ada yang mengusik rasa penasaranku. Sebenarnya kamu itu ga peka atau ga peduli? Kamu ga punya otak atau ga punya hati? Tentu aku tidak mengharapkan salah satu hal tersebut ada di diri kamu. Aku terlalu sibuk meyakinkan diriku bahwa kamu manusia sepertiku yang pasti memiliki kepekaan, peduli, otak, dan hati. Aku salah. Bisa saja kamu tidak memiliki itu semua, namun hanya kepadaku. Hanya aku.

Berharap keajaiban datang. Jika bukan untukku. Setidaknya untukmu. Agar kamu sadar bahwa kamu sedang dicintai sebegitu dalamnya. Lagi-lagi aku tetap tidak bisa apa-apa. Walau aku tersakiti sampai segininya. Dan kamu ga peduli sampai segitunya. Aku tetap tidak bisa kemana-mana. Cinta ini tetap tak bisa kemana-mana. Mungkin, bukan seandainya kamu tahu. Tapi. Seharusnya kamu tahu.

Tak ada yang lebih menyakitkan dari menginginkan seseorang, tapi dia begitu inginnya dilepas. Kamu yang dulu pernah sangat menginginkanku. Sekarang telah menemui jalan lain. Aku sudah bukan orang yang kamu inginkan lagi. Apa mungkin cinta selalu begini? Bisa berakhir kapan saja ketika salah seorang menginginkannya.

Kini, tugasku hanya mengikhlaskanmu. Sayangnya mengikhlaskan itu tak sesederhana mengucap kata “hanya”. Apa menurutmu merelakan itu mudah? Enggak!! Aku benci ketika harus mengucap “Selamat berpisah, terima kasih telah menyerah”. Kamu yakin itu ucapan terima kasih? Enggak!! Aku hanya menyindirmu untuk segala alasan yang membuatmu menyerah atas kita.

Aku benci mengingatmu. Aku benci membasuh luka seorang diri. Aku benci harus membunuh kenangan-kenangan kita. Sampai akhirnya aku hanya berpura-pura. Aku berpura-pura bisa tanpamu. Aku berpura-pura juga tak lagi menginginkanmu. Aku berpura-pura menjauhimu, pada hal rindu. Aku berpura-pura berjalan dengan tujuan. Kamu ga pernah tahu. Bahwa semua hanya pura-pura.

Ketika kamu menyerah, aku kembali ke saat dimana kita pertama bertemu. Semuanya aku simpan dalam mesin waktu. Aku salah. Seakan malah mengaktifkan bom waktu. Yang kapan saja bisa meledak. Yang serpihan ledakannya menjelma menjadi rindu. Lagi-lagi aku merindukanmu.

Dan lagi-lagi, kamu gak tahu. Sesaat setelah kamu pergi. Untuk siapa lagi senyuman ini? Kepergianmu hanya mendekatkanku pada kesepian. Aku bahkan tak bisa berhenti memikirkanmu. Karena bagiku, mencintaimu adalah candu. Aku masih di sini, di persimpangan jalan ini. Tempat pertama kita bertemu. Aku masih menunggu. Jika suatu saat, dengannya kamu memiliki akhir.

Kembalilah. Aku masih mengulurkan tanganku untukmu, lalu kembali berjabat seperti waktu itu.

Karya: Kiki

Hukuman dan Denda Bagi Pengendara Yang Tidak Memiliki atau Membawa SIM

Besarnya hukuman serta denda bagi pengendara yang tidak memiliki atau lupa membawa SIM bisa dibilang cukup memberatkan. Pengemudi yang kedapatan tidak membawa SIM, bisa dihukum penjara hingga empat bulan atau denda hingga 1.000.000 rupiah! 

Memiliki SIM, Surat Izin Mengemudi, adalah wajib hukumnya bagi pengemudi kendaraan berumur di atas 17 tahun. Baik itu SIM A, SIM B1, SIM B2, SIM C dan SIM D. Meskipun kita mempunyai kemampuan menyetir mobil selevel Michael Schumacher bahkan Dominic Toretto, atau memiliki ketangguhan berkuda besi sekelas Valentino Rossi, tapi kalau nggak punya SIM, oleh negara kita akan tetap dicap sebagai pengendara ilegal. Tidak memiliki izin! Dan saat apes disemprit polisi, kemudian tidak bisa menunjukkan Surat Izin Mengemudi, kita bakal kena hukuman yang setimpal.


Biasanya saat ada pemeriksaan di jalan, ada dua penyebab kenapa seorang driver tidak bisa menunjukkan SIM-nya.

Pertama memang tidak memiliki SIM karena belum diurus, atau pernah punya tapi telah habis masa berlakunya dan tidak diperpanjang lagi. Kemudian yang kedua sudah punya tapi SIM ketinggalan alias lupa nggak dibawa. Bisa juga karena SIM-nya hilang atau sedang digadaikan.

Atas dua penyebab seseorang tidak bisa menunjukkan SIM tersebut, hukuman atau dendanya juga terbagi dalam dua pasal. Aturan penilangan tersebut tertera dalam Undang Undang No. 22 tahun 2009 pasal 281 dan pasal 288 ayat 2 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Bunyinya:

1. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta (Pasal 281).

2. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 288 ayat 2).

Dari pasal-pasal tersebut dapat disimpulkan bahwa pengendara yang tidak bisa menunjukkan SIM saat ada pemeriksaan, hukumannya tidak main-main. Bisa dijebloskan ke hotel prodeo sampai empat bulan, atau denda hingga satu juta rupiah!
Tapi lamanya penjara dan banyaknya denda yang disebut dalam dua pasal di atas adalah hukuman maksimalnya. Dalam prakteknya, jarang ada yang sampai mendapat hukuman maksimal misalnya sampai dipenjara. Paling hanya diwajibkan membayar denda sekian ratus ribu.

Dari hasil wawancara ke beberapa teman yang pernah terjerat kasus mengendarai motor tanpa SIM, saat mereka terjaring razia, beberapa diantaranya ada yang langsung menyogok petugas karena tak berminat mengikuti prosedur yang ditetapkan. Nggak punya waktu menjalani persidangan. Besaran uang suapnya bervariasi tergantung kepintaran nego dan ngeles kepada polisi, mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 150.00.

Sebagian responden ada yang patuh mengikuti peraturan. Merelakan STNK disandera atau motornya yang ditahan, menerima surat tilang kemudian siap mengikuti sidang di pengadilan pada tanggal yang ditetapkan di surat tilang. Jika benar-benar mengikuti sidang, terdakwa palingan cuma diwajibkan membayar denda Rp 30.000.

Angka 30.000 ribu itu bukan patokan resmi secara nasional. Bisa juga Rp 50.000, Rp 60.000, Rp 75.000 dan lain sebagainya. Besarnya denda bisa berbeda-beda di setiap daerah karena kewenangan wilayah hukum masing-masing. Lokasi pelanggaran juga mungkin bisa mempengaruhi nominal denda. Misalnya terazia mengendarai motor tanpa SIM di kawasan tertib lalu lintas, dendanya bisa lebih besar daripada melanggar di jalan yang bukan kawasan tertib lalu lintas. Tapi yang pasti tidak akan lebih dari denda maksimal yaitu satu juta rupiah.

Denda yang dibayarkan memang akan jauh lebih murah jika sang pelanggar mau mengikuti persidangan di pengadilan. Tapi kalau tidak menghadiri jadwal sidang yang telah ditentukan, uang dendanya bisa lebih mahal tiga kali lipat. Hal semacam ini disebut verstek. Verstek artinya sang pelanggar tidak menghadiri persidangan.

Ada juga yang karena malas menjalani persidangan, akhirnya menggunakan jasa makelar kasus alias calo. Calo-calo ini banyak berkeliaran di sekitar pengadilan dan menawarkan penyelesaian kasus tanpa kita perlu repot-repot mengikuti persidangan. Kabarnya tarifnya antara Rp 100.000 hingga Rp 150.000.

Sekarang ini, sebenarnya ada cara terbaru membayar denda tilang tanpa harus melalui calo ataupun mengikuti persidangan. Metode ini lebih aman karena uang denda kita akan langsung masuk kas negara. Tidak khawatir dipangkas oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Yaitu melalui pembayaran elektronik E-Tilang.

E-Tilang adalah sistem pembayaran elektronik untuk denda-denda pelanggaran lalu lintas dan berkendara. Pembayarannya bisa ditransfer melalui bank dan ATM. Aplikasi E-Tilang ini sepertinya pengembangan dari surat tilang slip biru, yang mana sang pelanggar harus membayar denda maksimal dengan ditransfer melalui bank.

Jadi, bagi teman-teman yang tertimpa kasus pelanggaran tidak membawa SIM dan tidak ingin mengikuti persidangan, daripada menyuap petugas lebih baik pembayaran dendanya melalui E-Tilang. Kalau keberatan dengan besarnya denda yang tercantum pada sistem E-Tilang, lebih baik minta ikut sidang di pengadilan saja. Tapi jauh lebih baik lagi, kalau teman-teman segera membuat SIM dan tidak lupa membawanya ketika berpergian dengan kendaraan.


Demikianlah artikel blog aku kali ini tentang Hukuman Bagi Pengendara Yang Tidak Memiliki dan Membawa SIM. Semoga bermanfaat. Trims. ^^

Tips Meningkatkan Traffik Blog Dengan Menulis Cerita Bersambung

Mendatangkan pengujung ke sebuah blog bisa bermacam-macam caranya, salah satunya seperti yang akan aku bahas kali ini, yaitu Tips Meningkatkan Traffik Blog Dengan Menulis Cerita Bersambung.

Metode ini sepertinya masih jarang digunakan oleh para blogger. Tapi bagi teman-teman blogger yang blognya blog gado-gado dan hobi menulis, cara ini mungkin bisa dicoba. Aku sudah beberapa kali mencoba menulis cerita bersambung alias cerbung dalam blog ini, dan hasilnya cukup signifikan meningkatkan jumlah kunjungan ataupun menaikkan total pageviews.



Cerita Bersambung


Berikut ini beberapa alasan kenapa cerita bersambung bisa begitu efektif menaikkan traffik blog:

Pertama, cerita bersambung bisa membuat pembacanya penasaran untuk mengetahui seperti apa ending cerita yang ditulis. Sehingga mereka akan terus mengikuti dan akan membaca setiap episodenya. Dengan demikian, dapat dipastikan total pageviews blog akan terus bertambah. 

Kedua, postingan blog berupa Cerber atau cerita bersambung, juga akan membuat pembaca mau kembali lagi mengunjungi blog kita. Mereka akan sering-sering menengok blog kita, ingin tahu apakah kelanjutan ceritanya sudah diposting atau belum.

Ketiga, cerita bersambung bisa membuat blog kita banyak dibookmark oleh pembaca, sebab mereka tidak ingin ketinggalan satu episode pun. Dan konon kabarnya, semakin banyak orang yang mem-bookmark sebuah blog, semakin bagus pula posisi blog tersebut dalam rangking mesin pencari.

Keempat, selain dengan mem-bookmark, pembaca blog yang tidak ingin kelewatan satu episode dalam sebuah cerita bersambung, kemungkinan juga akan submit email ke blog kita. Sama seperti bookmark, semakin banyak orang yang berlangganan artikel blog dengan email, rangking blog akan semakin mantap dan ganteng.

Dan kelima, cerita bersambung juga bagus untuk SEO (Search Engine Optimization). Sebab cerita bersambung di dalamnya pasti memiliki lebih banyak kosa kata dibanding artikel biasa. Jadi sangat memungkinkan sesekali ditemukan oleh pengunjung lewat mesin pencari dengan mengetikan kata-kata tertentu.

Itulah beberapa alasan mengapa cerita bersambung bisa berperan besar dalam meningkatkan pengunjung blog. Dengan memposting cerita serial dari episode ke episode seperti cerber, juga bisa membuat kemampuan menulis kita semakin terasah dengan baik.

Dan siapa tahu, cerbung yang kita tulis di blog dibaca penerbit, trus dibukukan, trus bukunya difilmkan. Wah.. Bayangkan, kita bakal dapat keuntungan yang dahsyat hanya dari sebuah cerber. Hahai.

Baiklah, selanjutnya adalah tips menulis cerita bersambung.

Opening Yang Menarik

Dalam membuat cerita bersambung, hal paling penting ialah membuat awal cerita yang baik dan menarik. Kalau pada episode pertama saja jalan ceritanya sudah membosankan, siapa yang mau membaca kelanjutannya?

Oleh karena itu, paragraf-paragraf pada awal cerita perlu diberi penanganan khusus, supaya para pembaca tertarik untuk mengikuti dan bahkan tidak sabar menunggu episode-episode selanjutnya.

Jalan Cerita

Hal penting selanjutnya adalah alur ceritanya. Pastikan selalu nyambung dan memiliki benang merah antara episode satu dengan yang lainnya. Jangan ngelantur dan melebar kemana-mana, sehingga inti ceritanya malah menjadi tidak jelas.

Total Episode

Untuk soal ini menurutku terserah saja. Asalkan mampu menyajikan jalan cerita yang menarik, sehingga membuat pembaca tertarik mengikuti ceritanya hingga ending. Mau 3 episode, 5 episode, 43 episode terserah. Bebas! Semakin banyak episode tentu semakin melimpah jumlah masyarakat yang mengunjungi blog kita.

Tiap Episode-nya Jangan Terlalu Pendek

Jangan karena mengejar traffik, lalu membuat cerita-cerita yang terlalu pendek di setiap episode-nya. Cerita yang seharusnya cukup diposting sekali, dibagi menjadi 3 kali posting demi meraup jumlah pageviews.

Ini tidak bagus. Google tidak suka dengan blog-blog yang memposting artikel terlalu pendek. Jadi per episodenya silahkan tulis dengan minimal 1000 kata.

Jemput Pembaca

Cerita-cerita fiksi baik itu cerpen maupun cerbung, kebanyakan memang bukan tulisan populer yang banyak dicari di internet. Maka dari itu adalah tugas penulis untuk mencari pembaca, bisa dengan cara blogwalking ataupun membagi-bagikan URL ke sosial media.

Ending yang Baik

Jangan lupa berikan akhir cerita yang keren. Kalau perlu yang mengejutkan dan tak pernah disangka-sangka oleh pembaca. Kalau mereka sudah mengikuti ceritanya sejak awal, namun begitu sampai di ending ternyata ceritanya datar dan biasa-biasa saja. Bisa-bisa di cerber-cerber selanjutnya mereka kapok dan tidak mau membaca lagi.

Demikianlah Tips sederhana meningkatkan Traffik Blog Dengan Menulis Cerita Bersambung. Semoga berguna bagi nusa dan bangsa. ^^


Inilah Syarat dan Cara Mencairkan Uang JHT BPJS Ketenagakerjaan/Jamsostek tahun 2017

Syarat dan Cara Mencairkan Uang JHT BPJS Ketenagakerjaan/Jamsostek tahun 2017. Halo rekan-rekan pekerja khususnya peserta program BPJS TK. Tanpa terasa tahun 2017 sudah memasuki pertengahannya. Di tahun ini, tidak ada cara terbaru mencairkan tabungan JHT (Jaminan Hari Tua) BPJS Ketenagakerjaan atau dulunya bernama Jamsostek. Prosedurnya belum berubah semenjak dikeluarkannya Peraturan Pemerintah nomor 46 yang resmi diberlakukan mulai 1 September 2015 dua tahun lalu.

Simak: Mulai 1 September 2015, Bagi yang Sudah Berhenti Kerja Uang JHT Bisa Cair 100%

Peraturan tersebut tampaknya memang sudah menjadi keputusan final dan tidak akan ada revisi lagi. Setidaknya dalam waktu dekat ini. Tapi admin yakin, pada tahun-tahun yang akan datang, di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) akan ada revisi dan pasal-pasal baru demi semakin memaksimalkan kinerja lembaga resmi pemerintah tersebut dalam melindungi para pekerja di Indonesia.

Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan

Baiklah, syarat-syarat mencairkan uang JHT pada tahun 2017 ini adalah sebagai berikut:

Bagi peserta BPJS TK yang ingin mencairkan tabungan JHT full 100%, syaratnya harus sudah tidak bekerja minimal 1 bulan. Baik itu karena resign atau kena PHK.

Sementara bagi karyawan yang masih aktif bekerja, juga boleh mengambil uang JHT-nya. Dengan satu syarat harus sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal 10 tahun. Dan itupun saldo JHT yang bisa diambil hanya 10% jika untuk persiapan pensiun. Boleh diklaim 30% kalau akan digunakan untuk biaya perumahan,misalnya untuk uang muka kredit rumah.

Masih sama bukan?

Berkas-berkas yang harus dibawa juga masih sama. Untuk peserta BPJS TK yang sudah tidak bekerja minimal sebulan, berkas-berkasnya adalah seperti berikut ini:

1. Membawa Kartu peserta Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan yang Asli.

2. Melampirkan Surat pengunduran diri/Surat pemberhentian kerja/Surat Pengalaman Kerja/Paklaring. Pilih salah satu di antaranya. Selain membawa salinannya (fotocopy), sobat juga wajib menyertakan berkas aslinya.

3. Membawa kartu identitas yang berlaku. Diutamakan KTP/E-KTP. Tapi kalau tidak ada, bisa menggunakan Surat Izin Mengemudi alias SIM. Kartu identitas yang dibawa harus yang masih berlaku. Difotokopi satu lembar dan wajib menyertakan aslinya.

4. Membawa Kartu Keluarga (KK) Asli beserta fotokopinya satu lembar.

5. Membawa Buku Tabungan asli beserta salinannya satu lembar. Buku Tabungan tersebut harus milik peserta yang bersangkutan. Buku rekening orang lain meskipun itu saudara sendiri tidak akan diterima apapun alasannya.

Khusus, bagi peserta yang resign setelah tanggal 1 September 2015, selain lima berkas tadi, juga wajib menyertakan beberapa dokumen tambahan.

Rinciannya seperti berikut ini:

Jika berhenti bekerja atas keinginan sendiri (resign), dokumen tambahannya ialah:

Fotocopy Surat Keterangan Pengunduran Diri dari perusahaan yang telah dilaporkan ke Dinas Ketenagakerjaan setempat, dan ditembuskan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Sedangkan jika berhenti kerja karena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau istilah kerennya dipecat, maka dokumen tambahannya adalah:

Bukti Pendaftaran Bersama yang dikeluarkan oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI)

Dan satu lagi, untuk peserta-peserta BPJS TK yang statusnya saat ini masih bekerja, jika ingin klaim JHT sebesar 10% atau 30%, silahkan baca ulasannya di artikel: Cara Klaim Uang JHT Sebesar 10% atau 30% Terbaru

Kiranya demikian saja informasi tentang tata cara dan persyaratan klaim dana Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan/Jamsostek di tahun 2017 ini. Mudah-mudahan bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkannya. Lebih dan kurang admim minta maaf. Jika teman-teman ingin bertanya atau sharing pengalaman, silakan sampaikan di kolom komentar. Terima kasih. ^^