Jumat, 04 September 2015

Padatnya Antrian Pencairan JHT di Kantor-kantor BPJS Ketenagakerjaan

Sejak Peraturan Pemerintah no 46 tahun 2015 direvisi dengan dikeluarkannya Paraturan Pemerintah no 60 tahun 2015, yang mana peserta BPJS TK yang sudah berhenti kerja baik karena resign, di-PHK, habis kontrak, diterima menjadi PNS, TNI/POLRI, mulai 1 September sudah boleh mengambil 100% uang JHT setelah sebulan berhenti kerja, kantor-kantor BPJS Ketenagakerjaan laris diserbu peserta yang ingin mengurus pencairan JHT.

Begitu pun di kantor-kantor BPJS TK di Pekanbaru, kota tempat tinggal saya ini, dari tiga kantor yang ada, cuma kantor yang di jalan Arifin Akhmad saja yang sepi, soalnya di situ memang tidak melayani pencairan JHT. Kantor yang mau melayani klaim JHT adalah kantor di jalan Tengku Zainal Abidin dan kantor yang berada di jalan HR Soebrantas, Panam.

Baca Juga: (Hari Ini Peraturan Baru Pencairan JHT Resmi Mulai Diberlakukan)

Untuk kantor yang di Panam, tadi pagi pas pulang nyari kayu bakar sekira jam 10-an, saya sempatkan diri mampir dan melihat jalannya acara pencairan uang Jaminan Hari Tua. Dari banyaknya kendaraan yang terparkir di luar, udah curiga kalau antriannya pasti padet banget.


antrian jht













Dan benar saja, begitu saya melongok ke dalam, astaga naga bonar! Seluruh ruangan penuh manusia, kayak orang lagi antri beli tiket nonton Timnas di GBK. Meluber sampai ke depan-depan meja teller. Berjejal hingga ke depan singgasana satpam. Dan tampak wajah-wajah lelah dan bete menunggu antrian. Saya sedikit menyesal, kenapa tadi waktu masuk ke sana lupa tidak membawa asongan, "Yang haus, yang haus..."





Tapi meskipun udah siang, pak satpam masih mau melayani peserta BPJS TK yang menyerahkan formulir permohonan pembayaran JHT. Padahal di depannya sendiri udah teronggok setumpuk map berisi berkas-berkas menunggu proses pemeriksaan. Sudah begitu, beliau juga masih berusaha memperlihatkan wajah bahagia, saat menghadapi banyaknya pertanyaan-pertanyaan dari pengunjung yang datang. Aslinya saya yakin dia sudah lelah dengan semua ini. Cuma nggak enak aja mau ngomong, hehe. Cmangadh, Pak!

 Baca Juga: (Mudahnya Mencairkan Uang Jamsostek Sebelum Peraturan Baru)

Lain halnya dengan kantor yang di Jalan Tengku Zainal Abidin, meskipun sama-sama padat antriannya, tapi karena ukuran kantornya lebih bonafid, serta memiliki halaman yang luas yang dilengkapi pohon-pohon serta di bawahnya ada bangku untuk duduk-duduk, sehingga kondisi para peserta BPJS TK tampak lebih nyaman. Sambil menunggu antrian, mereka bisa santai di bawah pohon atau main kejar-kejaran di halaman.

Maklum saja, di propinsi Riau ini belum semua kabupaten memiliki kantor cabang BPJS TK. Sehingga peserta dari beberapa kabupaten di sekitar Pekanbaru, semuanya tumplek ke satu tempat. Bahkan ada peserta dari kabupaten Pelalawan yang bela-belain berangkat jam 05.00 pagi. Dengan harapan bisa mendapat nomor antrian di bawah 5 besar. Tapi harapan tinggal harapan. Sebab ternyata banyak peserta-peserta lain yang berangkat lebih pagi lagi. Dari kabupaten yang jauh, ada yang berangkat jam 1 dini hari, ada yang terpaksa nginep di hotel, bahkan mungkin ada yang rela bikin kemah di depan kantor BPJS TK.

Tapi masih mending, walaupun antriannya sumpek, peserta yang datang telat masih dilayani. Soalnya saya dapat curhatan dari teman facebook, kalau kantor BPJS TK di daerahnya, per harinya dibatasi hanya 200 nomor antrian. Jadi shubuh-shubuh musti sudah mejeng di depan pintu kantor biar kebagian nomor antrian.

Ada juga peserta dari kantor lain yang cerita, bahwa mengambil nomor antrian hari ini untuk proses pencairan hari selasa. Beugh... Ternyata memang beda-beda peraturan antrinya. Tapi walaupun berbeda-beda, kita tetap satu BPJS TK.

Saran saya nih, buat teman-teman anggota asuransi BPJS Ketenagakerjaan, kalau uangnya belum butuh-butuh banget, mending ditunda dulu keinginan mencairkan uang JHT. Soalnya melihat antriannya saja bisa bikin pusing 7 trenggiling. Tunggu sampai setidaknya tiga atau empat purnama ke depan. Kalau dalam bulan-bulan ini, kayaknya setiap hari bakalan padat seperti ini.

Terima kasih sudah membaca.

23 komentar

JHT itu Jaminan Hari Tua ya atau apa? hehehe.. :) beneran gak tau.. Nah melihat fenomena melihat manusia yang astaga naga bonar, hehe, yah begitulah kalo urusannya dengan masalah uang ya, takut keduluan.. hehehehehehehehehehehehehehe :)

waw brarti yang mau nyaikan banyak sekali ya. dananya ada ga nih

wah bener-bener padat yaa antriannya :)

ya ampun, padat banget yaa antriannya :)

Duh padet banget ya..
Padahal ane juga mau nyairin soalnya pengangguran ini gara gara pabriknya mengalamai kemunduran pesat.. huhuh :-(

rame sekali antriannya. kaya ada yang bagi sembako :)

nyimak aja dulu sob. jangan lupa mampir ketempat ku :)

lagi cari teman ni

Semacam tabungan selama bekerja, nanti begitu berhenti bekerja, tabungan tersebut bisa diambil. Ringkasnya begitu.. :)

Kalau nggak ada ngapain cape-capek mendatangi kantornya, Mas? :)

Tunggu tiga atau empat bulan again, kemungkinan sudah kembali normal, tidak padat lagi..

Lebih padat dari antrian sembako malah..

Salam kenal, Sob. Iya ntar mampir..

maf mas mau tnya,klo dta jamsostek kta pke almat d kmpung sdngkn skrng sdh pndah alamt apa msih bsa d cairkan?

bener informasi di atas, kalau belum butuh benar-benar uang tabungan nya jangan di ambil dulu , sayang, dan juga antrian amat-sangat banyak, saya sendiri dari kantor bpjs surabaya antrian yang bisa diterima 250 orang dan + 150 orang untuk ambil antrian hari besok , jadi dokumen sudah sangat menumpuk, saya punya saran seperti yang sudah di info kan di atas untuk mengambil uang JHT 3-4 bulan lagi saja , dari pada sudah datang pagi" sudah nunggu capek"setelah di hitung ternyata kuota sudah overload / penuh, jadi rugi waktu . dan juga satu tambahan lagi , sebelum menyerahkan formulir pengambilan JHT lebih baik pahami dulu persyaratannya, dari pada sudah antri kemudian tidak diterima berkasnya / disuruh lengkapi berkas sehingga akan memakan waktu lama untuk yg bersangkutan dan terlebih untuk peserta yang lainnya. Terimakasih

Bisa dong. Asalkan alamat yang tercantum di KTP sama dengan alamat yang ada di KK.

Terima kasih juga, Bro. Sudah berbagi pengalaman di sini. Kalau perkiraan saya, sepanjang tahun ini antriannya akan tetap padat seperti ini. Entah kalau tahun depan. :)

saya mau tanya,q punya 2 paklaring klo pakek paklaring yg lama buat klaim jamsostek boleh gk karna paklaring yg baru dibuat y pertanggal22 sep 2015 blum ada stempel depnaker

Siang..saya sudah dtg ke kntor jamsostek di kota sya tp kok di formulir tertulis dimohon kedatanganya pada tgl 2 juni 2016..ktnya bisa lgsg dicairkan?untk syarat sudah lengkap kok..mohon bantuanya.thx

wah antriannya panjang yaaa , butuh mesin antrian sepertinya :D
perlu mesin antrian ? cek disini -> http://raja-alatantrian.blogspot.co.id/
Jual mesin antrian serta mesin antrian survey kepuasan pelanggan . Minat ? Silahkan hub kami 082150065758

elehh konyol masih aja susah..

Selamat pagi pak, saya mau cerita pada tanggal 03-maret-2016 saya dengan bapak saya pergi ke kantor BPJS untuk mencairkan JHT.dan segala persyaratan telah kami lengkapi dan prosedur pencairan JHT kami lalui dan sebelum kami pulang saya sempat bertanya terhadap pegawai klaim di sana" kak kapan paling lama masuk uangnya ke ATM kami?" kakak itu menjawab paling lama besok dan sekarang sudah boleh pulang.dan heranya sebelum kami pulang di beri surat formulir jamsostek 5 yang telah di bubuhi stempel transfer dan tanggal serta nama pegawai klaim yang terakhir melayani kami. dan menjadi pertanyaan saya, kenapa sampai saat ini uang JHT belum masuk ke ATM bapak saya?? padahal kemarin kata kakak itu satu hari setelah ini pasti akan masuk tapi nyatanya sampai sekarang belum masuk. dan pertanyaan saya lagi kenapa surat formulir jamsostek 5 di balikan sama kami??
tolong bantu penjelasanya pak mengenai masalah ini.soalnya saya tidak tau tentang cara pencairan JHT untuk bapak saya.

Silakan berkomentar dengan tertib dan sopan sesuai dengan adat istiadat yang berlaku. :)
EmoticonEmoticon